Belajar di Negeri Kuntum Mawar

Belajar di Negeri Kuntum Mawar

Tulisan ini dibuat atas permintaan seorang teman saya. Well, tulisan ini dimuat di website yang sedang dirintisnya. Silakan diklik kalau mau mampir.

_________

30 Maret 2016

Sofia, Bulgaria

Alhamdulillah, praise to Allah swt. Saya sangat bersyukur ketika mendapat kabar bahwa saya dinyatakan diterima sebagai mahasiswa program pertukaran ke Sofia University “St. Kliment Ohridski”, Bulgaria. Saya mendapat Invitation Letter untuk menimba ilmu di Department of English and American StudiesFaculty of Classical and Modern Philology selama 5 bulan dengan didanai pemberi beasiswa Uni Eropa, Erasmus+.

Cerita ini bermula ketika saya sedang menjalani semester 2 dalam program Magister Pendidikan Bahasa Inggris pada tahun 2016. Saat itu, ada tawaran dari Sofia University yang bekerjasama dengan Erasmus+ melalui pihak KBRI Sofia. Saya tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan langsung mendaftar untuk mengikuti wawancara. Tidak banyak yang mengikutinya, saya ingat. Pewawancaranya adalah seorang dosen saya dan kepala International Relation. Mereka bertanya-tanya seputar kesiapan dokumen dan apa yang akan dilakukan ketika disana. Saya juga diminta menyiapkan esai tentang filologi.

Beasiswa yang saya dapatkan mencakup tuition fee, travel grant dan monthly grant dengan jumlah yang lebih dari cukup untuk tinggal di salah satu negara Balkan ini. Artinya saya tidak perlu membayar untuk biaya pesawat pulang pergi dan juga mendapat uang bulanan. Namun saya harus mengurus dan membayar sendiri visa dan asuransi kesehatan di Indonesia.

Kini, sudah hampir 1 bulan saya disini. Menimba ilmu di kampus tertua di Bulgaria yang memiliki jurusan-jurusan terbaik. Sofia University sendiri sangat terkenal dalam bidang linguistik-nya dan itu terbukti dengan pengajar-pengajarnya yang sangat expert di bidangnya. Salah satu dosen saya bernama Prof. Todor Shopov, PhD. Beliau memiliki track record yang sangat keren dalam bidang pendidikan bahasa Inggris.

Mahasiswa Bulgaria di jurusan saya memiliki kemampuan yang sangat baik dalam berbahasa Inggris. Bicara mereka sangat fasih dan lancar. Bulgaria bukanlah English-speaking country karena memiliki bahasa nasional sendiri yaitu bahasa Bulgaria. Sama dengan Rusia, mereka menggunakan Cyrilic dalam tulisan sehari-hari. Pekerjaan tambahan untuk saya. Belajar Cyrilic!

Untungnya, selain mata kuliah utama, saya juga mengambil mata kuliah “Bulgarian Language” bersama dengan banyak mahasiswa internasional lainnya. Mereka berasal dari Jepang, Rusia, Meksiko, Perancis, Turki, Vietnam, Ceko, dll. Well, lucu juga mendengarkan berbagai macam ras ini berbicara dengan logat mereka masing-masing. Saya sedang berusaha untuk catch up karena dosennya mengajar dengan lumayan cepat.

Saya tinggal di asrama khusus mahasiswa internasional, Studentski Grad blok 8 di pinggiran kota Sofia. Kamarnya lumayan bagus dan nyaman. Ada laundry room dan juga dapur. Asrama saya juga dekat dengan supermarket dan beberapa restoran sehingga tidak sulit untuk mencari makanan. Walaupun saya harus selalu bertanya “no pork, no alcohol?” Makanan disini didominasi oleh keju dan minumannya yoghurt. Ya, Bulgaria sangat terkenal dengan yoghurt. Dan tentu saja mawar! Negeri dengan sebutan kuntum mawar ini adalah penghasil minyak mawar terbesar.

Setiap hari saya berangkat ke kampus dengan menggunakan bus. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit dan bus disini sangat tepat waktu sehingga kita tidak di-PHP-in. Sampai saat ini, cuaca masih sangat dingin. Transisi dari musim dingin menuju musim semi. Pada pagi hari, suhu bisa berada di kisaran 6OC yang sangat “wah” untuk ukuran manusia tropis seperti saya. Karena sudah tidak ada salju di kota, saya dan beberapa teman pergi ke Vitosha mountain yang sangat mudah diakses untuk sekadar merasakan first falling snow kami. Disana salju masih sangat banyak dan kita bisa sekalian bermain ski. Orang-orang bule ini jago sekali meluncur di kemiringan yang tidak main-main. Bahkan kita bisa melihat banyak anak-anak bermain ski dengan sangat percaya diri, dan tentu saja mahir.

Saya berniat untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama disini. Belajar dengan baik dan mengharumkan nama almamater serta negara Indonesia karena kami adalah first Indonesian students di Sofia University. Bertemu dan menjalin silaturahim dengan teman-teman baru dari berbagai negara dan membuka wawasan tentang kehidupan. Oh, bonusnya adalah kami bisa travelling ke negara-negara tetangga seperti Turki, Yunani, Serbia, Macedonia, Albania, atau mungkin keliling Eropa. Yaaa, let’s see.

Intinya semua mimpi dan harapan bisa dicapai jika kita percaya dan berusaha untuk menggapainya. Jangan lupa berdoa karena itulah senjata utama. Blagodariya!

IMG-20160320-WA0004
Berpose di Vitosha Mountain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *